Logo KTF KupasTuntasFilm

FINAL TRAILER Film Operasi Pesta Copet Upaya Iqbaal Ramadhan Selamatkan Sahabatnya di Tengah Misi Pencopetan Terbesar di Festival Musik

PRESS RELEASE Indonesia Liputan Berita Movie

By Admin Kupas Tuntas Film | | 33 views

Operasi Pesta Copet tayang mulai 27 Agustus 2026 di seluruh bioskop Indonesia

Jakarta, 15 Agustus 2026 — Imajinari merilis final trailer film komedi persahabatan, Operasi Pesta Copet. Di final trailer, kita diajak untuk melihat saat empat sahabat, Ijal (Iqbaal Ramadhan), Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba) tengah menjalankan misi mereka: menggondol 300 handphone di festival musik Pestapora!

Tapi, yang membuat ketegangan dari yang ditampilkan di trailer terbaru adalah misi mereka terancam gagal. Sementara, tujuan mencopet 300 HP di Pestapora juga membuat persahabatan mereka buyar. Meski masing-masing memiliki tujuan hidup setelah mendapat 300 HP tersebut, nyatanya film ini juga menunjukkan bahwa premisnya saja tentang copet, tapi hatinya tentang persahabatan.

Cuplikan yang ditampilkan di final trailer Operasi Pesta Copet juga sangat menggambarkan tentang situasi yang saat ini dihadapi banyak orang, betapa sulitnya menghadapi kehidupan di tengah ketiadaan pilihan. Susahnya cari kerja dan cari uang di tengah biaya hidup yang semakin tinggi. Sementara di tengah kondisi itu, hanya sahabat yang kita miliki.

Diproduseri oleh Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga, Operasi Pesta Copet menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod, yang sebelumnya juga telah banyak berpengalaman di industri musik. Film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, serta menjadi debut vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis.

"Menyutradarai film panjang pertama itu keputusan yang cukup nekat, apalagi setting-nya di tengah festival musik yang sangat besar. Tapi, justru di situ letak jiwanya. Kami ingin penonton merasakan bahwa dibalik hiruk-pikuk festival dan aksi copet yang menegangkan, ada emosi jujur tentang orang-orang terpinggirkan yang saling memilih untuk jadi keluarga. Itu yang ingin saya potret: bagaimana di dunia yang keras, solidaritas justru adalah hal yang paling berharga,” ujar sutradara Edy Khemod. “Dengan kemasan yang jahil dan jenaka, pesan serius dan yang menjadi kritik di film ini, serta kisah drama yang ada, bisa tersampaikan dengan renyah oleh Khemod,” ujar produser Ernest Prakasa.

Bagi Iqbaal Ramadhan sendiri, tampil untuk pertama kalinya bersama Kristo, Zulfa, dan Kawai secara bersamaan, memberikannya perspektif baru tentang keluarga dan persahabatan. Sebagai sesama anak muda yang tak punya pilihan di film ini, mereka memilih mencopet sebagai satu-satunya opsi di tengah keterdesakan ekonomi.

“Proses paling menyenangkan bagiku, aku secara harfiah menemukan keluarga baru di Operasi Pesta Copet. Bertemu dengan sahabat baru dan mentor yang selalu tidak pelit ilmu dan memberikan kesempatan menggandeng kami yang muda-muda ini terus berjalan. Ini proses paling rewarding,” ujar Iqbaal Ramadhan.

Ikuti informasi terbaru film Operasi Pesta Copet melalui akun Instagram @imajinari.id. Tunggu keseruan copet konser beraksi di bioskop mulai 27 Agustus 2026!

More Recommendations

VIDEO
Night Shift For Cuties
SERIES
4.0

Night Shift For Cuties

Ketika Kehidupan Malam Menjadi Panggung Cerita. Di tengah banyaknya serial yang berlomba menghadirkan konflik besar dan cerita penuh kejutan

Kupas Tuntas Film 05 Jul 2026
HADIRKAN TARKAM YANG UNIK DAN PENUH INTRIK, FILM BAPAKMU KIPER SIAP TAYANG 3 SEPTEMBER 2026 !
NEWS

HADIRKAN TARKAM YANG UNIK DAN PENUH INTRIK, FILM BAPAKMU KIPER SIAP TAYANG 3 SEPTEMBER 2026 !

Jakarta, 3 September 206 - Entelekey Media Indonesia dan Entelekey Sinema Indonesia (ESI) menghadirkan Film Bapakmu Kiper yang tidak sekadar menghadirkan pertandingan sepak bola sebagai latar cerita. Lewat dunia sepak bola antar kampung alias tarkam, film arahan sutradara Ody Harahap itu, mengangkat sisi yang selama ini jarang tersentuh layar lebar, sisi yang penuh warna, gengsi, dan drama tersendiri di luar hasil akhir pertandingan yang siap tayang di bioskop pada 3 September 2026. Tarkam dikenal luas sebagai denyut nadi sepak bola akar rumput Indonesia. Di balik kesederhanaan lapangan sederhana, ada rivalitas antar kampung yang kerap membawa gengsi dan kebanggaan lokal, hingga tradisi saweran, di mana penonton menyawer pemain yang tampil apik langsung di lapangan sebagai bentuk apresiasi. Tak jarang pula, pertandingan tarkam turut diramaikan pemain dari liga profesional yang sengaja turun kelas demi honor tambahan sekaligus menjaga performa di luar musim kompetisi resminya.Segala bumbu dan intrik khas tarkam inilah yang menurut sutradara Ody Harahap menjadi daya tarik utama untuk diangkat ke layar lebar"Di balik pertandingan, ada persaingan, ada hiburan, bahkan fenomena unik seperti saweran," ujar Ody.Ia menambahkan bahwa hal-hal semacam itulah yang membuat setiap laga tarkam terasa lebih hidup dibanding sekadar hasil skor akhir, lengkap dengan tekanan, harapan, dan relasi sosial yang tumbuh di lingkungan kampung.Kekayaan cerita di balik dunia tarkam ini pula yang menjadi salah satu alasan ESI mantap menjadikannya proyek produksi mandiri pertama mereka. Garnet Geraldine Tanja, Direktur Utama ESI sekaligus produser Bapakmu Kiper, melihat sisi otentik tarkam sebagai kekuatan cerita yang jarang dimiliki film bertema olahraga lainnya."Tarkam itu bukan cuma soal menang kalah di lapangan. Ada gengsi kampung, ada drama di pinggir lapangan, bahkan ada saweran yang bikin suasana makin seru. Semua bumbu itu yangGarnet justru bikin kami yakin ceritanya akan dekat di hati penonton Indonesia," ujar Garnet.Perpaduan antara drama keluarga dan warna-warni dunia tarkam inilah yang diharapkan menjadikan Bapakmu Kiper sebagai tontonan yang menghibur sekaligus merepresentasikan sisi lain sepak bola Indonesia yang selama ini jarang terekspos ke publik luas.Semua bumbu dan intrik itu terangkum dalam perjalanan Dino (Ali Fikry), remaja 18 tahun yang menyimpan kemarahan mendalam pada ayahnya, Warto (Fedi Nuril), mantan jago tarkam yang juga dikenal sebagai penjudi. Dino menganggap ayahnya sebagai penyebab kematian sang ibu, luka yang membuatnya menjaga jarak selama bertahun-tahun. Titik balik muncul ketika Dino mendapat kesempatan mengikuti Tarkam Super Cup, ajang yang bisa membuka jalannya menuju sepak bola profesional sekaligus mengubah hidupnya. Namun jelang babak final, tim andalan Dino justru direbut pihak lain, memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru berisi para pemain senior dengan segala keterbatasan mereka. Bapakmu Kiper juga ingin menghadirkan bentuk apresiasi yang terasa nyata. Sosok seperti Warto merepresentasikan banyak kepala keluarga di kehidupan sehari-hari, mereka yang tidak selalu tampil menonjol seperti mencetak gol, namun perannya bertahan menjaga keluarga di tengah kerasnya hidup justru menjadi fondasi yang paling krusial.“Warto ini kayak gambaran banyak ayah di luar sana, yang perannya sering nggak kelihatan tapi sebenarnya paling krusial. Nggak harus selalu mencetak gol, yang penting selalu ada buat bertahan dan melindungi keluarganya,” ujar Fedi.Sudut pandang berbeda datang dari Ali Fikry yang memerankan Dino. Baginya, proses syuting justru menjadi pengingat bahwa kemarahan yang Dino simpan bertahun-tahun bukan satu-satunya jalan, dan setiap orang, termasuk karakter yang ia perankan, selalu punya kesempatan kedua untuk berdamai dengan masa lalunya."Memaafkan enggak akan selalu jadi proses yang mudah, tapi selalu layak untuk diusahakan," kata Ali.Perjalanan menuju Tarkam Super Cup ini pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ia menjelma perjalanan menghadapi masa lalu, memperjuangkan masa depan, dan memperbaiki hubungan yang lama retak antara seorang ayah dan anak.Bapakmu Kiper disutradarai oleh Ody Harahap, naskah ditulis Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut. Selain Fedi Nuril, dan Ali fikry, Bapakmu Kiper menghadirkan Tanta Ginting, Augie Fantinus, dan pria yang dijuluki Raja Tarkam, King Polo. Bapakmu Kiper tayang serentak di bioskop mulai 3 September 2026.

Admin Kupas Tuntas Film 03 Sep 2026
16 Tahun Setelah Berpisah, Film Thanapat Bertemu Bua Nalinthip sebagai Bos Stasiun TV dan Petugas Keamanan !
NEWS

16 Tahun Setelah Berpisah, Film Thanapat Bertemu Bua Nalinthip sebagai Bos Stasiun TV dan Petugas Keamanan !

Enam belas tahun setelah hubungan mereka berakhir, dua mantan kekasih dipertemukan kembali dalam keadaan yang jauh berbeda. Rangsiman telah menjadi pemimpin sebuah stasiun televisi, sedangkan Daran harus bekerja sebagai petugas keamanan demi menghidupi keluarganya.Pertemuan yang canggung itu menjadi awal cerita drama Thailand To Love and Cherish. Dibintangi Film Thanapat Kawila dan Bua Nalinthip Sakulongumpai, drama romantis ini kini dapat disaksikan di Viu dengan subtitle Indonesia.To Love and Cherish, yang memiliki judul asli Rak, mengikuti perjalanan Rangsiman dan Daran. Ketika masih muda, keduanya pernah saling mencintai. Namun, sebuah keputusan besar membuat Daran memilih mengakhiri hubungan tersebut dan meninggalkan luka yang terus dibawa Rangsiman hingga dewasa.Dalam wawancara dengan media Thailand Khaosod, Bua Nalinthip menjelaskan, “To Love and Cherish memperlihatkan berbagai bentuk cinta. Penggerak utama ceritanya adalah dua orang yang pernah menjadi cinta pertama satu sama lain, kemudian berpisah dan sama-sama membawa luka ketika kembali bertemu.”Menurut Bua, Daran merupakan karakter yang terbiasa menyimpan perasaan dan memikul semua persoalan seorang diri. Tantangan dalam memerankan karakter tersebut adalah menyampaikan tekanan batin Daran melalui ekspresi dan tatapan, terutama ketika ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara terbuka.Film Thanapat juga melihat Rangsiman sebagai karakter yang menyimpan banyak hal tanpa mengatakannya. Meskipun kehidupannya telah berubah setelah lebih dari satu dekade, sebagian dari dirinya masih membawa hati dan luka Rangsiman muda. Kebohongan enam belas tahunDikutip dari TrueVisions, kebohongan yang disampaikan Daran 16 tahun lalu melukai Rangsiman, tetapi pada saat yang sama melindungi sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan mereka. Ketika keduanya kembali bertemu sebagai orang asing, rahasia yang selama ini disimpan Daran perlahan mulai sulit dipertahankan. Masa lalu tersebut kembali mendekati mereka ketika Daran menerima pekerjaan sebagai petugas keamanan di MJTV, stasiun televisi yang dipimpin Rangsiman. Bagi Daran, pekerjaan itu diperlukan untuk membantu biaya pengobatan ibunya dan menopang keluarganya. Namun, keputusannya bekerja di sana justru membawanya kembali kepada orang yang selama ini berusaha ia hindari.Perbedaan keadaan mereka membuat pertemuan itu semakin rumit. Daran yang dahulu dikenal sebagai pelajar berprestasi dengan masa depan menjanjikan kini harus mengesampingkan impiannya. Sementara itu, Rangsiman telah tumbuh menjadi figur berkuasa, tetapi belum sepenuhnya terbebas dari kemarahan akibat perpisahan mereka.Pertemuan Film dan Bua sekaligus menghadirkan pasangan baru dalam drama Thailand. Kepada Khaosod, Film mengaku belum pernah bekerja atau berbincang dengan Bua sebelum proyek ini. Namun, ketika mulai beradu akting, keduanya merasa mudah menyelaraskan permainan. Bua juga menilai Film sebagai rekan yang mampu berkomunikasi kuat melalui tatapan.Perjalanan Rangsiman dan Daran pada masa muda diperankan Aston Ratiphat Luengvoraphan dan Neeya Makela. Kehadiran dua aktor muda ini membantu penonton melihat perubahan hubungan mereka, dari cinta pertama yang hangat hingga pengalaman pahit yang membentuk kedua karakter ketika dewasa.Selain Film Thanapat, Bua Nalinthip, Aston Ratiphat, dan Neeya Makela, drama ini juga dibintangi Boss Chaikamon Sermsongwittaya, Pond Ponlawit Ketprapakorn, Carissa Springett, Pym Pympan Chalayanacupt, serta Freya Panisara Krittikulpakin.To Love and Cherish memperlihatkan bagaimana keputusan yang dibuat atas nama cinta dapat memengaruhi kehidupan banyak orang. Rangsiman dan Daran mungkin masih memiliki perasaan yang sama, tetapi mereka tidak dapat melanjutkan hubungan tersebut tanpa terlebih dahulu menghadapi kebohongan, kemarahan, dan konsekuensi dari pilihan 16 tahun lalu.Drama Thailand berjumlah 10 episode ini disutradarai Chudapa Chantakett dan diadaptasi dari novel Rak karya Ratree Prayer. To Love and Cherish dapat disaksikan di Viu dengan subtitle Indonesia.

Admin Kupas Tuntas Film 05 Sep 2026
VIDEO
CALON GUBERNUR INI NGGAK BISA BOHONG LAGI! Kira Kira Kenapa Ya Temukan Jawabannya Di Film Bapak Paling JUJUR!
NEWS

CALON GUBERNUR INI NGGAK BISA BOHONG LAGI! Kira Kira Kenapa Ya Temukan Jawabannya Di Film Bapak Paling JUJUR!

Andovi da Lopez jadi Jonas Prakoso, calon gubernur yang kehilangan filter dan harus menghadapi kekacauan setelah semua isi kepalanya keluar begitu sajaJakarta, 17 September 2026 — Apa jadinya bila seorang calon gubernur yang biasanya jago pencitraan tiba-tiba nggak bisa bohong sama sekali?Kekacauan itulah yang diperlihatkan dalam main trailer dan poster terbaru BAPAK PALING JUJUR, film komedi karya sutradara Fajar Nugros yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Oktober 2026.Dalam film ini, Andovi da Lopez berperan sebagai Jonas Prakoso, calon gubernur yang tahu betul cara memenangkan hati rakyat. Penampilan rapi, senyum di depan kamera, janji manis, hingga pencitraan telah dipersiapkan. Namun, sebuah kutukan dari neneknya membuat Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong.Sejak saat itu, apa pun yang ada di kepalanya langsung keluar dari mulutnya. Tidak ada filter, tidak ada jawaban yang dibuat-buat. Rahasia yang seharusnya disimpan, pikiran yang seharusnya cukup ada di kepala, sampai berbagai hal yang bisa membuat situasi semakin runyam ikut terbongkar. Dari urusan kampanye sampai kehidupan pribadinya, Jonas pun harus menghadapi konsekuensi dari kejujuran yang datang tanpa rem.“Saya tertarik dengan premis BAPAK PALING JUJUR karena pertanyaannya sederhana, tapi konsekuensinya bisa ke mana-mana: apa jadinya kalau kita benar-benar nggak bisa menyaring apa yang ingin kita katakan?” ujar Fajar Nugros, sutradara BAPAK PALING JUJUR.“Cerita ini sudah berhasil di Brasil dan Korea, dan sekarang kami mencoba membawanya ke Indonesia dengan karakter dan situasi yang dekat dengan penonton di sini. Buat saya, justru dari situ komedinya muncul,”sambungnyaBAPAK PALING JUJUR merupakan adaptasi dari film Korea Selatan Honest Candidate (2020) yang kemudian dibuat sekuelnya pada 2022. Film Korea tersebut sendiri merupakan adaptasi dari film Brasil O Candidato Honesto (2014). Setelah hadir dalam dua versi tersebut, cerita tentang seseorang yang tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong kini dibawa ke Indonesia dengan karakter, humor, dan situasi yang dekat dengan keseharian penontonIndonesia Indonesia.“Jujur, proses membuat trailer ini sendiri bikin kami cukup pusing,” ujar Aoura Lovenson Chandra, Produser BAPAK PALING JUJUR.“Kami harus memilih dari begitu banyak kekacauan yang dialami Jonas. Kalau semuanyadimasukkan, bisa-bisa trailernya lebih panjang dari filmnya, hahaha. Tapi justru itu yang seru.Karena ketika seseorang sudah nggak bisa menyaring apa yang ingin dikatakannya, semuanya jadi kacau. Hal sederhana pun bisa berubah jadi masalah besar,” katanya lagi.Selain Andovi da Lopez, BAPAK PALING JUJUR juga dibintangi Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Kemingg. Main trailer dan poster terbaru BAPAK PALING JUJUR sudah dapat disaksikan melalui akun media sosial Bapak Paling Jujur, Cahaya Pictures, dan Studio Antelope.Sudah siap melihat apa yang terjadi kalau filter pencitraan benar-benar hilang?BAPAK PALING JUJUR tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Admin Kupas Tuntas Film 17 Sep 2026
Agensi Rumah Tangga Film Komedi Ringan dengan Cerita Keluarga yang Relate
MOVIE
3.5

Agensi Rumah Tangga Film Komedi Ringan dengan Cerita Keluarga yang Relate

Agensi Rumah Tangga merupakan film garapan Naya Anindita dengan skenario yang ditulis oleh Ayu Anggraini, Upi Avianto, dan Almira Bastari. Mengusung perpaduan komedi, drama keluarga, persahabatan, dan romansa, film ini mencoba menghadirkan cerita yang ringan sekaligus dekat dengan berbagai persoalan yang mungkin ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu hal yang membuat Agensi Rumah Tangga cukup menyenangkan untuk diikuti adalah bagaimana film ini mampu menempatkan unsur komedi di tengah cerita yang sebenarnya memiliki persoalan cukup emosional. Humor yang diberikan terasa cukup natural dan tidak selalu bergantung pada lelucon yang berlebihan. Beberapa situasi maupun interaksi antarkarakter mampu menghasilkan momen lucu yang membuat film terasa ringan, terutama ketika ceritanya mulai memasuki konflik yang lebih serius.Cerita yang Dekat dengan Kehidupan Sehari-hariDi balik kemasannya sebagai komedi, Agensi Rumah Tangga memiliki cerita yang cukup relate karena mengangkat perjuangan orang tua dalam menjalani kehidupan dan memenuhi kebutuhan anak. Film ini memberikan perhatian khusus terhadap sosok seorang ibu tunggal yang harus berjuang untuk anaknya.Tema tersebut memang bukan sesuatu yang benar-benar baru dalam film Indonesia, tetapi film ini cukup berhasil menyampaikannya dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami. Perjuangan sang ibu tidak hanya berbicara mengenai persoalan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana seorang orang tua harus mengambil berbagai keputusan demi masa depan anaknya.Hal ini menjadi salah satu sisi emosional film yang cukup terasa. Setelah penonton dibuat tertawa melalui berbagai situasi komedi, film kemudian mengajak penonton melihat sisi lain dari karakter-karakternya dan memahami alasan di balik tindakan mereka.Akting dan Chemistry PemainKekuatan lainnya datang dari akting serta chemistry para pemain. Interaksi antarkarakter terasa cukup meyakinkan sehingga hubungan yang dibangun dalam cerita tidak terasa terlalu dipaksakan. Chemistry tersebut juga membantu membuat bagian komedi bekerja dengan lebih baik. Banyak momen lucu justru terasa muncul dari dinamika karakter dan situasi yang mereka hadapi, bukan sekadar dialog yang sengaja dibuat lucu.Hal serupa juga terlihat ketika film mulai membawa karakter-karakternya ke sisi yang lebih emosional. Perubahan suasana tersebut terasa cukup natural karena penonton sudah terlebih dahulu mengenal dinamika mereka dalam situasi yang lebih ringan.Persahabatan yang Menjadi Warna TersendiriUnsur persahabatan juga menjadi salah satu bagian yang menarik. Hubungan antarkarakter tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap cerita, tetapi turut memberikan ruang bagi film untuk membicarakan arti dukungan, kepercayaan, dan bagaimana seseorang bisa menjadi tempat bersandar ketika menghadapi masalah.Bagian ini membuat film terasa lebih hangat. Persahabatan yang ditampilkan tidak selalu sempurna, tetapi justru dari berbagai perbedaan dan konflik kecil tersebut hubungan antarkarakter terasa lebih manusiawi. Romansa yang Tidak Mengambil Alih Cerita. Sementara itu, unsur romansa juga menjadi bagian yang cukup menyenangkan. Film tidak menjadikan hubungan romantis sebagai satu-satunya fokus utama, sehingga kisah cintanya masih bisa berjalan berdampingan dengan cerita keluarga dan persahabatan.Romansa yang diberikan juga membantu memperkaya karakter dan memberikan dinamika tambahan dalam cerita. Chemistry antarkarakter membuat bagian ini terasa cukup manis tanpa harus menghilangkan fokus utama film mengenai keluarga dan perjuangan hidup.KesimpulanSecara keseluruhan, Agensi Rumah Tangga merupakan film yang berhasil memadukan komedi, drama keluarga, persahabatan, dan romansa dalam sebuah cerita yang cukup ringan dan mudah dinikmati.Kekuatan utamanya terletak pada komedi yang menghibur, chemistry pemain yang terasa natural, serta cerita mengenai perjuangan orang tua yang cukup relate. Unsur persahabatan dan romansanya juga mampu memberikan warna sehingga film tidak hanya berfokus pada konflik keluarga.Meskipun beberapa tema yang diangkat terasa familiar dan tidak semuanya menawarkan sesuatu yang benar-benar baru, penyampaiannya yang hangat membuat film ini tetap memiliki daya tarik tersendiri.Agensi Rumah Tangga cocok bagi SOBAT KTF yang mencari tontonan ringan, lucu, tetapi tetap memiliki sisi emosional dan pesan mengenai keluarga.

Rahmadandi Desky Prayuda 23 Sep 2026
Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova Terhasut oleh Bisikan Suara-Suara di Hutan! Film Horor-Misteri Hasut Karya Sutradara Ilya Sigma Rilis Teaser Trailer & Poster!
NEWS

Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova Terhasut oleh Bisikan Suara-Suara di Hutan! Film Horor-Misteri Hasut Karya Sutradara Ilya Sigma Rilis Teaser Trailer & Poster!

Film Hasut akan tayang mulai 8 Oktober 2026 di bioskop ! Jakarta, 31 Agustus 2026 — Tuta Films merilis official teaser trailer & poster film horor misteri Hasut, yang menjadi debut penyutradaraan penulis-sutradara Ilya Sigma. Dalam teaser trailer yang dirilis, menampilkan empat sahabat berpasangan, Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova berada di sebuah hutan. Mereka melakukan sesi meditasi. Ketika keinginan untuk menyembuhkan berubah menjadi kontrol, semuanya pun berubah.Situasi tak terkendali, saat suara-suara mulai terdengar, kecurigaan perlahan mulai tumbuh sehingga batas antara kenyataan dan prasangka pun perlahan menghilang..Tak ada yang benar-benar tahu apa yang nyata, dan setiap orang hanya menuruti apa yang sebenarnya mereka ingin percaya.Namun, dalam official teaser posternya menampilkan ketiga pemeran, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova terkulai. Sementara hanya Karina Salim yang masih sadar. Apa yang terjadi pada mereka? Dan mengapa hanya Karina yang masih terjaga?“Film Hasut terasa personal bagi saya karena berbicara tentang luka, rasa percaya, dan keinginan untuk menyembuhkan orang yang kita sayangi. Film ini mempertanyakan kapan perhatian berubah menjadi kontrol, dan mengapa kita mudah mempercayai sebuah suara ketika suara itu mengatakan sesuatu yang memang ingin kita percaya. Hampir seluruh proses syuting film Hasut berada di outdoor, di tengah hutan. Kami menjelajahi beberapa hutan tanpa kendala berarti.Syutingnya berjalan lancar, dan semua sehat, karena alam ikut menjaga kami,” ujar penulis dan sutradara Ilya Sigma. “Yang menarik dari Hasut adalah bagaimana film ini membangun rasa takut tanpa menghadirkan hantu. Suara dari HT saja sudah bikin seram. Apalagi cerita tentang healing di hutan ini dekat dengan dunia wellness yang juga saya kenal,” ujar Karina Salim.Diproduksi oleh Tuta Films, Hasut diproduseri oleh Putrama Tuta dan Siera Tamihardja. Film Hasut akan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Ikuti informasi terbaru tentang film Hasut melalui akun Instagram resmi @filmhasut dan @tutafilms.

Admin Kupas Tuntas Film 31 Aug 2026
Ketika Warisan Gaib Berubah Menjadi Ancaman bagi Keluarga!
MOVIE
3.2

Ketika Warisan Gaib Berubah Menjadi Ancaman bagi Keluarga!

Khadam merupakan film horor Malaysia garapan Shamyl Othman dengan skenario yang ditulis oleh Fariza Azlina. Dibintangi Aghniny Haque, Remy Ishak, Siti Khadijah Halim, Zarra Zaff, Karl El, dan June Lojong, film ini menjadi salah satu kolaborasi perfilman Malaysia dan Indonesia yang membawa cerita tentang kepercayaan terhadap makhluk gaib serta warisan turun-temurun ke dalam sebuah horor bernuansa drama keluarga. Berlatar pada era 1950-an, Khadam mengikuti kisah Melor (Aghniny Haque), seorang ibu yang harus menghadapi warisan mistis keluarganya setelah sang ibu meninggal dunia. Khadam yang diwariskan tersebut bukan sekadar makhluk gaib yang dapat memberikan perlindungan atau membantu kehidupan pemiliknya, tetapi memiliki konsekuensi yang perlahan mulai mengancam kehidupan Melor dan keluarganya.Warisan Gaib yang Tidak Pernah Benar-Benar GratisSalah satu hal menarik dari Khadam adalah bagaimana film ini membangun gagasan mengenai makhluk gaib yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada awalnya, keberadaan Khadam dapat dipandang sebagai sesuatu yang menguntungkan. Makhluk tersebut dipercaya dapat membantu pemiliknya, memberikan perlindungan, menyembuhkan luka, membantu pekerjaan hingga memberikan kemudahan dalam kehidupan. Namun, semua kemudahan tersebut ternyata memiliki harga yang harus dibayar. Dari sinilah film mulai membangun konflik utamanya. Apa yang semula terlihat seperti sebuah warisan justru berubah menjadi beban yang harus ditanggung oleh generasi berikutnya.Konsep tersebut membuat Khadam tidak hanya berbicara mengenai teror makhluk gaib, tetapi juga mengenai konsekuensi dari keputusan generasi sebelumnya. Sesuatu yang mungkin pernah dianggap sebagai jalan keluar pada masa lalu justru menjadi sumber masalah bagi keluarga di kemudian hari.Horor yang Tidak Sekadar Mengandalkan JumpscareKhadam juga cukup berhasil menghadirkan horor yang tidak semata-mata bergantung pada jumpscare.Memang terdapat beberapa momen yang dirancang untuk memberikan kejutan, tetapi film lebih banyak membangun rasa tidak nyaman melalui suasana, misteri, dan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi pada Melor dan keluarganya.Pendekatan tersebut membuat ketegangan terasa lebih bertahap. Penonton tidak langsung diberikan seluruh jawaban, melainkan diajak mengikuti berbagai petunjuk sebelum memahami hubungan antara Melor, keluarganya, dan Khadam.Ada pula beberapa perkembangan cerita yang cukup tidak terduga. Konsekuensi dari keberadaan Khadam ternyata jauh lebih besar daripada yang terlihat pada awal film.Dengan demikian, Khadam tidak berhenti pada formula sederhana makhluk gaib muncul → karakter ketakutan → jumpscare → selesai, tetapi berusaha membangun konsekuensi yang lebih panjang terhadap kehidupan para karakternya.Cerita yang Perlahan Membuka MisterinyaPada bagian awal, Khadam memang membutuhkan waktu untuk membangun dunianya. Penonton mungkin masih bertanya-tanya mengenai arah cerita dan bagaimana sebenarnya hubungan setiap karakter dengan Khadam. Namun, seiring berjalannya cerita, berbagai potongan informasi mulai terhubung.Beberapa hal sengaja disimpan oleh film dan baru diperlihatkan secara perlahan. Strategi tersebut membuat rasa penasaran tetap terjaga karena penonton memiliki alasan untuk terus mengikuti perjalanan Melor hingga akhir.Hal yang menarik adalah bagaimana konflik supernatural tersebut kemudian tidak hanya menjadi ancaman terhadap keselamatan fisik, tetapi juga mulai mengganggu identitas, keluarga, dan posisi Melor sebagai seorang ibu serta istri. Premis resmi film bahkan menggambarkan bagaimana Khadam perlahan mengambil alih peran Melor sebagai istri dan ibu, sehingga konflik yang dihadapi bukan sekadar bagaimana mengalahkan makhluk gaib, tetapi bagaimana mempertahankan kehidupannya sendiri.Aghniny Haque Menjadi Kekuatan UtamaSalah satu kekuatan terbesar Khadam berada pada penampilan Aghniny Haque sebagai Melor.Karakter Melor merupakan peran yang cukup menantang karena sebagian besar emosinya harus disampaikan tanpa mengandalkan dialog. Aghniny diketahui menjalani pelatihan intensif untuk mempelajari bahasa isyarat yang dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan film. Hasilnya cukup terasa dalam film.Aghniny mampu membawa Melor sebagai karakter yang tidak hanya berada di tengah-tengah cerita horor, tetapi juga memiliki pergulatan emosional yang kuat sebagai seorang ibu yang berusaha melindungi keluarganya. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, serta perubahan emosinya menjadi bagian penting dalam menyampaikan kondisi Melor. Hal tersebut membuat karakternya terasa lebih hidup dan membantu menjaga intensitas film, terutama ketika cerita mulai memasuki bagian yang lebih gelap. Penampilan Aghniny juga menjadi semakin menarik karena Khadam merupakan debutnya dalam perfilman Malaysia. Chemistry Para PemainSelain Aghniny Haque, jajaran pemain lainnya juga memberikan kontribusi yang cukup kuat.Remy Ishak sebagai Awang mampu memberikan keseimbangan terhadap karakter Melor. Hubungan keduanya menjadi salah satu elemen emosional yang membantu membuat konflik keluarga dalam film terasa lebih personal. Sementara itu, Siti Khadijah Halim sebagai Manis juga memberikan warna tersendiri. Interaksinya dengan karakter-karakter lain membuat konflik keluarga dalam Khadam terasa semakin kompleks.Zarra Zaff sebagai Puteh, Karl El sebagai Hitam, serta June Lojong sebagai Nek Mak juga memberikan performa yang mendukung atmosfer film. Keenam pemeran utama tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antarkarakter yang nantinya berpengaruh terhadap perkembangan konflik.Chemistry antara Aghniny dan Remy juga mendapat perhatian dalam pemberitaan seputar film. Remy sendiri menyebut bahwa mereka dapat membangun keserasian dalam waktu relatif singkat selama proses produksi. Kolaborasi Malaysia dan Indonesia yang MenarikSebagai film hasil kolaborasi lintas negara, Khadam juga menarik untuk diperhatikan dari sisi perpaduan elemen Indonesia dan Malaysia. Film ini diproduksi oleh rumah produksi Malaysia Red Communications dan Komet Productions, dengan keterlibatan pihak Indonesia dalam produksi dan distribusinya. Perpaduan tersebut terasa cukup natural karena cerita Khadam sendiri berangkat dari unsur budaya dan folklor Melayu/Nusantara yang memiliki kedekatan dengan masyarakat di kedua negara.Latar era 1950-an juga membantu membangun identitas visual film. Suasana pedesaan, kehidupan keluarga, serta kepercayaan terhadap hal-hal mistis membuat Khadam memiliki atmosfer yang cukup khas.Sutradara Shamyl Othman juga menjelaskan bahwa cerita film ini berangkat dari keinginan penulis untuk mengeksplorasi kepercayaan dan folklor Melayu mengenai saka. Proses pengembangan ceritanya turut melibatkan riset dengan masyarakat desa dan tokoh agama.KesimpulanSecara keseluruhan, Khadam merupakan film horor yang cukup berhasil menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar rangkaian jumpscare.Film ini memiliki premis yang menarik mengenai warisan makhluk gaib dan konsekuensi yang harus ditanggung oleh generasi berikutnya. Ceritanya memang membutuhkan waktu untuk membuka seluruh misterinya, tetapi pendekatan tersebut justru membuat penonton memiliki alasan untuk terus mengikuti perjalanan Melor. Kolaborasi Malaysia–Indonesia yang dihadirkan pun terasa cukup apik. Khadam mampu memanfaatkan kedekatan budaya dan folklor kedua negara tanpa kehilangan identitasnya sebagai film horor Malaysia.Pada akhirnya, Khadam bukan film yang sekadar mengandalkan formula “makhluk gaib muncul, penonton dikagetkan, kemudian cerita selesai.” Ada cerita mengenai keluarga, warisan, pengorbanan seorang ibu, serta konsekuensi dari sesuatu yang sejak awal terlihat memberikan keuntungan.Dan setelah melihat apa yang terjadi kepada Melor, satu hal yang mungkin terlintas setelah menonton film ini adalah: beberapa warisan memang sebaiknya tidak pernah diterima.Film ini cocok dan recomended untuk SOBAT KTF yang suka horor dengan unsur mistis , drama , dan penuh rahasia.

Abdul Haris 20 Sep 2026